Longsor Parah Terjang Ponorogo, BPBD Sebut Ada Korban Jiwa

oleh
Longsor menerjang Tangkil Banaran Pulung Ponorogo. (Foto: BPBD)
Longsor menerjang Tangkil Banaran Pulung Ponorogo. (Foto: BPBD)

PONOROGO, Madiunraya.com – Bencana alam tanah longsor kembali terjadi di Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo pada Sabtu (1/4/2017).

Akibatnya, puluhan rumah tertimbun tanah longsor dan belasan warga di dua RT di Dusun Tangkil menjadi korban. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo sendiri menyebut ada korban jiwa akibat tanah longsor hebat ini, namun hingga berita ini diturunkan BPBD masih melakukan pendataan.

Informasi yang dihimpun Madiunraya.com dari BPBD Ponorogo, kejadian tanah longsor tersebut terjadi pada Sabtu pukul 06.00 WIB. Tanah longsor yang cukup parah itu berawal dari hujan deras yang mengguyur wilayah kecamatan Pulung dari Jumat sore.

Akibatnya, kontur tanah menjadi labil (gembur) yang mengakibatkan tanah dilereng Gunung Gede milik perhutani dengan ketinggian sekitar 800 meter bergerak dan mengalami retak dan ambles, longsoran tanah dari titik nol dan amblas ke bawah sekitar 10 meter.“Saat ini kami masih melakukan pendataan dan pencarian serta evakuasi terhadap korban dan kerugian material,”kata Setyo Budiyono, Kabid Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Ponorogo kepada wartawan.




Sebelumnya, pada Senin (27/3/2017) lalu, kawasan Desa Banaran juga diterjang tanah longsor yang menyebabkan delapan rumah yang terkena dampaknya. Namun tanah longsor pada Senin lalu tersebut tak menyebabkan korban jiwa. Sementara longsor susulan ada Sabtu (1/4/2017) pagi disebut ada korban jiwa, meski belum ada kejelasan berapa total korban akibat tanah longsor hebat tersebut.

Saat ini, masyarakat dan korban tanah longsor di kawasan tersebut memerlukan bantuan logistik, obat-obatan dan alat berat untuk evakuasi. (MR01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *