Terkait Pemberitaan Isterinya, Kepala Desa Pandak Keberatan dengan Beritajatim.Com

Ponorogo, Madiunraya.com – Pemberitaan yang dilakukan oleh media online yaitu BeritaJatim.com tentang Isteri Kepala Desa yang dengan sengaja mengupload foto-foto vulgarnya sendiri mendapat sangkalan dari Kepala Desa Pandak, Kecamatan Balong, Yaimun di kediamannya, Sabtu (04/03).

“Sebenarnya saya cukup lama menunggu konfirmasi dari wartawannya mas, namun setelah saya tunggu yang bersangkutan tidak menghubungi saya, padahal berita yang disuguhkan tidak demikian faktanya,” ujar Yaimun.

Pada intinya, Isteri saya menjadi korban penipuan dan pemerasan, namun di berita yang ditampilkan seolah-olah isteri saya yang dengan sengaja mengupload foto-fotonya yang vulgar, sambung Yaimun.

“Kronologis yang benar adalah isteri saya berkenalan dengan seseorang yang berasal dari Jawa Barat melalui sebuah media sosial, karena sudah akrab, teman dunia maya isteri saya tersebut meminta sejumlah uang, karena tidak diberikan maka akadnya berganti menjadi pinjam, namun oleh isteri saya tidak dipinjami,”urai Yaimun.

Singkat cerita, karena tidak bisa meminjam uang maka pelaku merayu untuk meminta foto isteri saya, pertama foto yang biasa, tidak puas dengan foto itu, meminta foto yang agak vulgar, dan terus sampai meminta foto yang lebih vulgar sejumlah 7 foto. Sampai disini pelaku mengancam kepada isteri saya untuk memberikan sejumlah uang, kalau tidak akan menyebarkan foto vulgar milik isteri saya tersebut, akhirnya isteri saya transfer uang sejumlah 1,5 juta agar fotonya tidak disebar, namun pelaku menyatakan kurang dan meminta uang sebesar 100 juta agar fotonya tidak tersebar, disinilah kami baru sadar kalau baru saja menjadi korban pemerasan, jelas Yaimun.




“Akhirnya karena kami tidak bisa memenuhi permintaan pelaku, mereka membuat akun palsu yang bernama Sri Sri yang kontennya foto vulgar isteri saya, sampai akhirnya saya berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan Alhamdulillah pelaku pemerasan terhadap keluarga kami dapat dideteksi dan ditangkap, satu orang sudah ditahan di Polres Ponorogo dan satunya masih mendekam di LP Tasikmalaya, jadi yang memeras kami ternyata seorang Napi yang masih mendekam di penjara,”lanjut Yaimun.

“Untuk itu saya meminta kepada pihak beritajatim.com untuk menghapus pemberitaan tentang isteri saya, sekali lagi kami adalah korban dan bukan seperti yang ada dalam berita tersebut,”pungkas Kepala Desa Pandak, Balong tersebut. (YAH)