Mantap, Kini Ada Batik Khas Trenggalek Bernama “Batik Arumi”

Istri bupati Trenggalek saat membatik dengan produk Batk Arumi. (Foto: Humas Setda Trenggalek)

TRENGGALEK, Madiunraya.com – Kabupaten Trenggalek kini memiliki produk unggulan baru, yakni batik dengan label nama “batik arumi” yang terinspirasi dari istri bpati Trenggalek Arumi Bachsin.

Batik tulis yang diberikan pewarnaan Prodo dengan motif tarian khas Kabupaten Trenggalek. Batik dengan corak warna cerah ini mengambil banding nama Ketua TP-PKK Trenggalek Arumi Bachcin. Pengambilan nama istri Bupati Emil Dardak ini, ditujukan untuk mendongkrak nama batik asal kota Keripik Tempe ini.

Nama Arumi yang merupakan mantan artis sinetron nasional ini digadang-gadang bisa mendongkrak popularitas batik asal Trenggalek yang memiliki kualitas tidak kalah dengan di daerah lainnya.

“Kalau batik Arumi itu kelebihannya apa ya? Batiknya mungkin di desain saya sendiri. Sebenarnya selera sih, cuman batik saya itu pewarnaannya kita Prodoin (pewarna cerah lebih ke warna ke emas-emasan),” kata Arumi, Rabu (22/2/2/017) kemarin, dilansir laman Humas Setda Trenggalek.

“Karena saya itu orangnya simpel, sehingga ketika aku itu beli kain itu yang memang sudah bagus atau terang. Sehingga aku tidak harus pakai payet lagi dan aksesoris lainnya. Karena kalau payet lagi pastinya produksinya akan mahal, lama memang juga stylenya aku tidak suka,” imbuhnya.




“Nah itulah yang coba aku ciptakan, tapi patut disyukuri responnya baik. Jadi batik yang memang khas Trenggalek aku tambahkan hiasan prodo agar batiknya itu lebih muda dan lebih menarih pasar,” jelasnya.

“Penamaan Arumi ini berawal dari permintaan dari sini langsung, permintaan dari Pemkab Trenggalek. Pengennya batik Arumi secara gamblang supaya bisa lebih didengar atau dikenal. Kalau saya sih bersyukur saya bila diberikan kepercayaan tersebut. Soalnya yang bikin sebenarnya bukan saya”.

“Karena gara-gara batik Arumi juga banyak yang mengira batik itu bikinan saya, padahal yang bikin tetap pengerajin batik Trenggalek dan bisa didapatin dimana saja di seluruh Trenggalek.”

“Asal bilang Batik Arumi namun ada spesifikasi-spesifikasi khusus. Jadi batik Arumi itu pakai nama saya, untuk mendongkrak namanya,”pungkasnya. (MR01)