Wisata Rumah Coklat Trenggalek Jadi Destinasi Paling Lezat di Pesisir Selatan

oleh
Ketua TP PKK Trenggalek saat mengunjungi rumah coklat. (Foto: Humas Pemkab Trenggalek)

TRENGGALEK, Madiunraya.com – Wisata rumah coklat kini menjadi destinasi “paling lezat” yang ada di Trenggalek. Pada Jumat (3/2/2017) lalu, Pemkab Trenggalek meluncurkan rumah coklat di Kecamatan Karangan.

Rumah coklat ini menyuguhkan potensi wisata kuliner berbahan dasar coklat, serta wisata edukasi untuk para pelajar. Disini, pengelola menyediakan galeri produk olahan coklat di ruang marketing. Beberapa produk olahan turunan berbahan dasar coklat di produksi disini, mulai brownis, cake, minuman, permen dan berbagai olahan lainnya.

Pengunjung bisa mengenal lebih dekat mengenai sejarah coklat, jenis coklat, cara merawat dan budidaya coklat serta proses pengolahan coklat. Anak-anak pun bisa melukis menggunakan coklat pada media yang telah disediakan. Beberapa spot selfie corner di beberapa titik akan memanjakan pengunjung untuk berekspresi dan mengabadikan gambar.

Bupati Trenggalek Emil Dardak mengatakan bahwa Rumah Coklat sebagai daya tarik potensi wisata, serta branding Kabupaten Trenggalek mempunyai produk coklat berkualitas. Pernyataan Bupati Trenggalek ini disampaikan setelah meresmikan dan melounching keberadaan rumah Coklat Trenggalek, Jum’at (3/2).




“Rumah Coklat ini fungsinya ada dua. Yaitu satu sebagai sarana untuk mempromosikan, membudayakan Kakao sebagai produk unggulan bukan hanya ditanam melainkan untuk diolah, jadi disini kita merintis dengan adanya pengolahan Kakao untuk memancing masyarakat, tidak ada kata tidak mampu, di Desa itu bisa memproduksi coklat yang tidak kalah dengan coklat yang ada di tempat-tempat eksklusif,”jelasnya.

“Yang kedua juga, tempat ini bisa menjadi daya tarik pariwisata sekaligus branding. Jadi citra bawasanya coklat Trenggalek itu berkualitas, saling dikuatkan dengan Trenggalek punya coklat dengan Trenggalek punya coklat yang berkualitas,” imbuhnya lagi.

“Dua hal ini kami harapkan bisa menarik posisional Trenggalek sebagai daerah pariwisata. Dan kami berterima kasih kepada Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur yang berkomitmen penuh mendukung upaya kita membudayakan Kakao ini sebagai produk unggulan daerah,” tandasnya.

Wisata rumah coklat ini selaras dengan pertumbuhan industri kakao di Jawa Timur.

“Jawa Timur ini merupakan salah satu Provinsi yang sangat getol mengembangkan Kakao. Gubernur Jatim selain ingin mempunyai kekhasan terhadap Kopi, kita juga ingin mempunyai kekhasan dibidang Kakao,” ucap Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur Mohammad Samsul Arifin.

“Karena apa, Kakao atau coklat itu baru familier dinikmati bagi orang-orang diluar sana, utamanya adalah orang-orang Eropa. Sedangkan di tempat kita, anak-anak justru dilarang memakan coklat oleh orang tuanya. Padahal coklat itu mempunyai zat yang menyehatkan tubuh manusia. Karena coklat bisa membuat tubuh relaksasi, bahkan bisa menstabilkan detak jantung,” jelasnya.

“Melalui rumah Cokelat ini, mari kita sosialisasikan kegunaan coklat, sehingga masyarakat gemar dan mau mengkonsumsi coklat lebih banyak lagi,” tuturnya. (Humas Trenggalek/MR01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *