BHAKTI SOSIAL TERPADU (BST) UNTUK DORONG SWADAYA MASYARAKAT

oleh
Madiun-WWW.MADIUNRAYA.COM
Kegiatan Bhakti Sosial Terpadu (BST) di Desa Kwangsen Kecamatan Jiwan yang dipimpin langsung oleh Bupati Madiun dihadiri pula oleh Wabup, anggota DPRD, anggota Forkompimda,  Sekda, Kepala SKPD, Dirt. BUMD dan TP PKK Kabupaten Madiun, Kodim 0803/Madiun, Polres, TNI AU, serta warga masyarakat Desa Kwangsen. Sebagaimana biasa dilaksanakan di desa-desa sebelumnya, pada kegiatan BST putaran ke 144 ini melaksanakan kegiatan Olahraga bersama, Sarasehan bersama masyarakat, kunjungan ke keluarga kurang mampu dan sedang sakit, kerja bhakti pengaspalaan jalan, pasar murah, pelayanan kesehatan, pelayanan pajak kendaraan bermotor, pelayanan administrasi (KTP, KK, Akte Kelahiran, SIUP, TDP, TDG, SKCK, SIM, dll), Konsultasi Pertanahan, Pemeriksaan kesehatan ternak, Posyandu, Pelatihan memasak, Keterampilan keluarga dan lain-lain.
Pada kesempatan ini Bupati Madiun H. Muhtaarom, S.Sos juga berkenan menyerahkan bantuan yang telah disiapkan antara lain, bantuan perawatan tempat ibadah, bantuan alat sekolah, bantuan sembako untuk warga kurang mampu, kursi roda untuk penyandang cacat, dn juga penyerahkan sertifikat tanah. Tidak hanya itu pada saat sarasehaan Bupati Madiun juga menyetujui berbagai usul/permintaan masyarakat yang diajukan pada saat sarasehan. Usulan yang disetujui diantaranya permintaan 25 drum aspal, 2 unit  Traficount, Pembuatan tanggul penahan  tebing sungai sepanjang 100 M, Bibit tanaman Klengkeng dan rambutan masing 100 batang, Handsprayer, Pelatihan pembuatan pupuk, penyambungan meter lampu jalan, Werreless untuk jamaah Yasin, Pengeras Suara TOA, Alat Peraga Edukatif (APE) Dalam dan Luar untuk BKB dan PAUD. Bantuann modal usaha untuk 20 UMKM, bantuan pelathan daan mesen jahit, dan bantuan alaat olahrga Bola Volly, Bola Sepak, dan Meja Tennis Meja.
Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos menyampaikan bahwa kegiatan Bhakti Sosial Terpadu (BST) yang dilaksanakan Pemkab. Madiun sejak tahun 2000 bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong, guyub rukun dan juga memotovasi masyarakat untuk berswadaya dalam melaksanakan pembanngunan.
Menurut Bupati H. Muhtaom, S.Sos, masyarakat tidak boleh lagi berfikir serba pemerintah dalam melaksanakan pembangunan desanya. Untuk meningkatkan pendapatan asli desa, Pemeritah desa dihimbau untuk membuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Sedangkan untuk mempercepat pembangunan desa hendaknya pemerintah desa membuat pemetakan kondisi masyarakat sesuai kriteria yaitu masyarakat Miskin, Hampir Miskin dan Sangat Miskin. Pemetakan ini penting untuk membuat rumusan program pengentasan kemiskinan. Dan bantuan program yang diberikan bisa tepat sasaran, tandasnya.
Dikatakan pula, bahwa saat ini petani sedang berada pada MK 2, untuk itu petani harus benar-benar waspada karena biasanya banyak sekali penyakit/hama tanaman. Gapoktan, Kelompok Tani dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) harus aktif turun kelapangan untuk mengawal petani kita.
Pada musim seperti sekarang ini masyarakat juga dihimbau untuk selalu waspada terhadap kemungkinan serangan nyamuk demam berdarah dan juga penyakit diare. Apabila ada anggota keluarga kita yang sakit panas sampai beberapa saat belum juga turun hendaknya segera dibawa ke dokter atau Puskesmas terdekat untuk pemeriksaan. Jangan sampai terlambat untuk mendapatkan pertolongan karena bisa berakibat fatal dan bahkan bisa menyebabkan kematian kalau saja terlambat mendapatkan pertolongan, pinta H. Muhtaom, S.Sos
Terkait dengan gangguan Kamtibmas, Bupati H. Muhtarom, S.Sos mengingatkan agar kalau ada warga baru, baik itu asli warga setempat yang lama pergi ataupun  warga asing hendaknya segera melapor. Jangan sampai warga baru itu membawa dampak kurang baik kepada lingkungan kita yang berdampak pada gangguan keamanan lingkungan. Demikian juga pada saat kita berkendara dijalan raya. Hendaknya kita selalu hati-hati karena saat ini jumlah kendaraan yang melintas dijalan raya sangat padat. Lebih baik mengalah demi keselamatan. Gunakan helm keselatan bagi pengendara roda dua dan pasang sabuk pengaman saat mengendari kendaraan roda empat. Terkait dengan keamanan lingkungan tidaak salaah kalau masyarakat mengaktifkaan kembali Poskamling.
Bupati Madiun juga mengingatkan tentang bahaya Narkoba. Diharapkan kepada semua saja untuk menjauhi Narkoba, jangan sampai kita mencoba-coba atau bahkan mengkonsumsinya. Karena kalau sampai kecanduan akan maka kita tidak akan bisa berfikir dengan baik. Dan masa depannya pasti akan hancur. (Team MC Kodim 0803/Madiun/prspen081)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *