Pemkab Minta Penegak Hukum Massifkan Pemberantasan Narkoba di Pacitan

PACITAN, Madiunraya.com – Wakil Bupati Pacitan, Drs H Yudi Sumbogo meminta segenap aparat penegah hukum di wilayahnya untuk memassifkan pemberantasan peredaran narkotika dan obat terlarang lainnya. Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam deklarasi bersama anti narkoba di Pendopo Kabupaten Pacitan, Rabu (3/8/2016).

Menurut Yudi, narkoba merupakan ancaman sangat serius bagi daya saing kemajuan bangsa. Bahkan, kejahatan terhadap barang haram dan mematikan itu, tidak hanya merambah di kota-kota besar, wilayah perkotaan kecil dan pedesaan sud‎ah mulai menjadi sasaran empuk peredaran narkoba.

“Ini persoalan serius yang harus kita perangi dan berangus bersama. Bukan hanya aparat penegak hukum, namun semua elemen masyarakat, khususnya tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda, bisa bersinergi memerangi narkoba,” jelasnya.

Dirinya juga menyebut bahwa narkoba diakuinya sudah menyasar generasi muda di Pacitan. Setidaknya sudah terjaring puluhan tersangka, yang positif sebagai pengguna barang haram tersebut. Pada tahun 2012 tercatat ada 11 tersangka yang tengah ditangani pihak kepolisian. Kemudian setahun berikutnya, bertambah menjadi 19 tersangka. Yang paling memprihatinkan tahun ini. Pada akhir Mei lalu, sudah ada 16 tersangka yang saat ini menjalani proses hukum.

“Kejahatan narkoba merupakan persoalan serius dan mendesak, kami berharap agar aparat penegak hukum secara masif terus menggelar razia, serta melaksanakan pembinaan dan pengawasan. Dan sekali lagi, mari kita menyatakan ‘perang’ terhadap narkoba,” tandasnya.

Dalam acara yang bertajuk Deklarasi dan Sosialisasi Pecegahan pemberantasan penyalahgunaan peredaran  gelap Narkoba dan obat obatan terlarang di Kabupaten Pacitan itu diikuti oleh seluruh unsur mulai dari tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa dan pelajar. Gerakan ini sendiri bertujuan untuk menanggulangi dan memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di kampung halaman Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Sumber: Pacitanku